05 Pengolahan Peta Wilkerstat SE2026

Teknik dan Metode Pengolahan Peta Digital untuk Keperluan Wilkerstat

Materi komprehensif tentang pengolahan peta digital menggunakan QGIS, mulai dari persiapan alat dan bahan, georeferensi, editing, hingga validasi peta untuk mendukung kegiatan SE2026.

Alat yang Digunakan

Perangkat dan aplikasi yang diperlukan untuk pengolahan peta digital.

  • Aplikasi QGIS: Perangkat lunak berbasis desktop untuk mengolah peta digital
  • Plugin QGIS: Freehand Raster Georeferencer, QuickMapServices, QR Barcode Layout Item, Clipper, Topology Checker, Dissect/Dissolve Overlaps (SAGA NextGen)
  • Web Wilkerstat: Mengunduh data geotagging hasil kegiatan lapangan
  • Geospatial System: Sistem berbasis web untuk mengunduh peta
  • Aplikasi Rename Peta WS: Bulk Rename Utility untuk penggantian nama file secara massal
  • Processing Tools: Plugin dalam QGIS untuk memproses dan menganalisis data geospasial
  • Template Layout Peta: Diunduh dari Geospatial System
Bahan/Instrumen yang Digunakan

Data dan dokumen yang dibutuhkan sebagai input pengolahan.

  • Peta Digital SLS: Diunduh dari Geospatial System (periode 2024.1) atau versi terbaru dari BPS Kabupaten/Kota
  • Peta WS Hasil Lapangan: Dari kegiatan lapangan Wilkerstat
  • LK-Peta: Dari kegiatan lapangan Wilkerstat
  • Geotagging Batas SLS: Diunduh melalui website Wilkerstat
  • Master SLS: Diunduh dari aplikasi SiPW
Kesimpulan

Alat dan bahan untuk pengolahan peta mencakup QGIS dengan berbagai plugin (Freehand Raster Georeferencer, QuickMapServices, Clipper, dll.), aplikasi rename, dan sistem web seperti Geospatial System dan Web Wilkerstat, serta bahan seperti peta digital SLS, Peta WS, LK-Peta, geotagging, dan Master SLS.

Penyiapan pengolahan peta melibatkan pengunduhan bahan, template, dan peta SLS dari Geospatial System, instalasi QGIS sebagai perangkat lunak utama, instalasi plugin pendukung (Freehand Raster Georeferencer, QuickMapServices, QR Barcode Layout Item, Clipper, Dissect/Dissolve Overlaps, Topology Checker), penambahan processing tools, pengunduhan Bulk Rename Utility, dan persiapan geotagging dari Web Wilkerstat. Proses ini memastikan kesiapan alat dan data untuk digitasi peta secara efisien.

Penyiapan bahan melibatkan pengumpulan dan pengolahan master SLS melalui FRS-MFDOnline, scanning peta hasil lapangan (WA, WS, LK-Peta) dengan resolusi 200 dpi dalam format JPEG, serta rename file menggunakan Bulk Rename Utility berdasarkan pasangan nama lama dan baru dari file teks atau CSV. Proses ini memastikan data dan peta siap digunakan untuk tahap pengolahan lebih lanjut.

Proses georeferensi bertujuan menyelaraskan scan Peta WS dengan sistem koordinat peta digital SLS menggunakan plugin Freehand Raster Georeferencer, menghasilkan layer Peta WS yang siap untuk digitasi batas SLS yang berubah. Tahapan mencakup menampilkan peta SLS dan scan Peta WS, lalu melakukan georeferensi dengan menyesuaikan titik acuan untuk akurasi data.

Editing peta digital bertujuan menyesuaikan batas wilayah SLS/sub-SLS dengan kondisi lapangan menggunakan scan Peta WS bergeoreferensi. Proses ini mencakup koreksi non-topologis (memotong, menggabungkan poligon, dan mengedit atribut) dan koreksi topologis (menghilangkan gap, overlap, dan duplikat geometri), memastikan akurasi data untuk tahap selanjutnya.

Cleaning dan validasi peta memastikan data geospasial akurat dengan memperbaiki null/invalid geometry, error topologi (gap, overlap, duplikat), dan validasi atribut menggunakan QGIS/ArcMap. Proses ini diakhiri dengan ekspor ke format GeoJSON yang sesuai standar (EPSG:4326, poligon, UTF-8), meningkatkan integritas dan keandalan data untuk analisis lebih lanjut.

Proses dissolving membentuk peta desa dan kecamatan dari peta SLS/sub-SLS yang telah final menggunakan tools "Dissolve_Desa_Kec" di QGIS. Hasilnya diekspor sebagai file permanen dalam format .gpkg dan diunggah ke Geospatial System, memastikan data siap untuk penggunaan lebih lanjut.

Aplikasi QGIS digunakan sebagai alat utama untuk pengolahan peta digital
Geospatial System (https://dataspasial.bps.go.id/gs) digunakan untuk mengunduh peta dan template, serta mengunggah hasil peta
Web Wilkerstat (https://wilkerstat.bps.go.id) digunakan untuk mengunduh geotagging
FRS MFDOnline digunakan untuk pengajuan perubahan SLS dan wilayah administrasi
Pastikan format file GeoJSON dengan CRS 4326 dan atribut UTF-8 untuk kompatibilitas dengan Geospatial System